Wednesday, 11 January 2012

Turunlah Ketika Berada di Puncak


Setiap manusia pasti memiliki hasrat untuk mencapai sebuah pencapaian. Untuk mencapai kondisi tersebut, manusia seringkali harus berjuang dari bawah. Perjuangan yang mungkin akan terasa sangat melelahkan. Ketika telah berada pada puncak pencapaian manusia pasti sangat ingin menikmati pencapaiannya tersebut dan menikmati posisinya.
Kunci sukses seseorang agar dapat dikenang sepanjang sejarah adalah turun ketika berada di puncak. Meninggalkan posisi puncak yang seharusnya dinikmati dan kembali berjuang untuk mencari pencapaian lain. Contohlah Mahatma Gandhi. Perjuangan yang dilakukannya untuk memerdekakan India sangat luar biasa. Ketika India berhasil memperoleh kemerdekaan, Gandhi enggan untuk menjabat sebagai presiden atau perdana menteri. Jika ia menginginkan jabatan tersebut, pasti semua orang India menyetujuinya. Akan tetapi, Gandhi justru turun dan kembali berjuang. Gandhi kembali berjuang melalui Satyagraha ketika ada perselisihan antara umat Hindu dengan Muslim di India. Mahatma kembali berpuasa sebagai bentuk perlawanannya akan kondisi tersebut meskipun usianya telah sangat tua dan renta. Mahatma Gandhi tetap melakukan puasa sebagai bentuk perlawanan. Akhirnya, Mohandas Karamchand Gandhi meninggal pada usia 78 tahun karena ditembak oleh seorang warga India yang tidak terima dengan perdamaian antara Hindu dan Muslim.
Saat ini, ketika kita membaca tentang Mahatma Gandhi, semua hal yang kita dapatkan adalah tentang kepahlawanannya demi memerdekakan India melalui perjuangan tanpa kekerasan yang populer disebut Satyagraha. Nama Gandhi tidak akan seharum sekarang jika kala itu ia meminta jabatan sebagai presiden atau perdana menteri. Mungkin saja Gandhi akan melakukan kesalahan sehingga namanya tidak seharum saat ini.
Manusia memang harus memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu tetapi jika kita ingin nama kita dikenang sepanjang sejarah kita harus berani melakukan tindakan gila dan tidak rasional menurut kebanyakan orang. Kita harus memiliki logika yang berbeda dari orang lain untuk mencirikan diri kita. Jika kita berani turun ketika kita sedang berada pada puncak pencapaian maka nama kita akan dikenang sepanjang sejarah.

No comments:

Post a Comment